Tips! Mengatasi Sakit Betis

Tips! Mengatasi Sakit Betis

Tips! Mengatasi Sakit Betis – Terkadang sakit betis pun disertai sejumlah keluhan beda yang terasa lebih berat, laksana kaki terasa lemas dan terlihat pucat, pembengkakan, kemerahan, atau kesemutan. Sakit betis yang disertai situasi tersebut, usahakan segera dicek ke dokter. Hal ini bisa menjadi pertanda situasi yang lebih serius. Apalagi andai Anda sampai kendala untuk menjalankan kegiatan sehari-hari.

Penyebab Sakit Betis
Sakit betis dapat disebabkan oleh sejumlah faktor, tergolong gangguan pada otot, sendi, tendon, pembuluh darah, saraf, tulang, atau kulit di dekat betis. Kondisi ini dapat terjadi ketika sedang olahraga, bekerja, bahkan ketika tidur. Keluhan yang dirasakan pun dapat berbeda-beda, tergantung penyebabnya.

Di bawah ini ialah beberapa penyebab sakit betis yang umum terjadi:

  • Kram otot
  • Kram terjadi saat otot merasakan kontraksi secara tiba-tiba. Umumnya diakibatkan oleh olahraga atau kegiatan berat yang dilaksanakan mendadak dan berlebihan, dehidrasi, maupun cedera otot.
  • Otot tertarik
  • Kondisi ini seringkali terjadi sebab kelelahan atau pemakaian otot secara berlebihan, contohnya saat berlari, berenang, bersepeda, atau olahraga lainnya.
    Luka memar
  • Kondisi ini seringkali disebabkan oleh cedera atau luka sebab terjatuh maupun terbentur. Luka memar diakibatkan jaringan kapiler di bawah kulit pecah, dan terlihat
  • sebagai evolusi warna pada kulit dampak rembesan darah.

Di samping itu, ada sejumlah kondisi beda yang lebih serius dan dapat memunculkan rasa sakit pada betis:

Trombosis vena dalam (deep vein thrombosis)
Deep vein thrombosis adalahpenggumpalan darah yang terjadi di pembuluh darah vena dalam yang ada di unsur paha dan betis.

BACA JUGA:Cara Menyembuhkan Penyakit Mata Ikan

1.Skiatika

Kondisi skiatika terjadi sebab adanya penekanan atau penjepitan pada saraf panggul. Umumnya memunculkan rasa sakit yang menjalar dari panggul, bokong sampai tungkai, tergolong pada betis. Tingkat keparahan nyeri yang dimunculkan dapat bervariasi, dari ringan sampai berat.

2.Tendinitis

Terjadinya tendinitis atau peradangan pada tendon Achilles di kaki dapat mengakibatkan rasa sakit di lokasi sekitar tumit sampai betis.
Neuropati diabetik pada saraf tepi
Neuropati diabetik adalah komplikasi dari penyakit diabetes. Penderita diabetes yang tidak terkontrol dengan kadar gula darah yang terlalu tinggi, lama-kelamaan bisa mengalami kehancuran pada saraf.

3.Sindrom kompartemen

Sindrom kompartemen terjadi sebab peningkatan desakan di dalam kompartemen otot, umumnya dampak cedera yang hebat pada lokasi tersebut, contohnya patah tulang yang melukai jaringan otot, pembuluh darah, dan saraf.

Cara Tepat Mengatasi Sakit Betis

Metode penyembuhan untuk menangani sakit betis berbeda-beda, tergantung situasi yang kita alami. Bisa ditangani secara berdikari di lokasi tinggal maupun penyembuhan

di lokasi tinggal sakit. Berikut ini ialah beberapa teknik untuk mengobati sakit betis:

  • Hentikan aktivitas, kemudian beristirahat hingga rasa sakit mereda.
  • Kompres unsur betis yang sakit dengan es sekitar sekitar 20 menit.
  • Lakukan peregangan dengan mengusung kaki setinggi dada secara berulang.
  • Mengonsumsi obat pereda rasa sakit laksana ibuprofen atau paracetamol.
  • Untuk menghindari sakit betis dan cedera pada otot serta sendi, pastikan kita selalu mengerjakan peregangan sebelum dan setelah olahraga atau melakukan kegiatan
  • fisik lainnya. Mengonsumsi air putih yang cukup dapat mencegah dehidrasi, sekaligus pun menurunkan risiko cedera saat mengerjakan aktivitas.

Jika sakit betis tidak segera mereda atau disertai situasi lain, usahakan segera cek ke dokter guna penanganan yang tepat.

Post Comment