Penyebab dan 4 Cara Mengatasi Sakit Saat Buang Air Kecil Pada Wanita

Penyebab dan 4 Cara Mengatasi Sakit Saat Buang Air Kecil Pada Wanita

 Penyebab dan 4 Cara Mengatasi Sakit Saat Buang Air Kecil Pada Wanita – Khusus untuk Anda kaum perempuan yang menikmati pipis sakit, jangan dirasakan sepele! Jika buang air kecil sakit terus berlanjut, usahakan segera periksakan ke dokter untuk memahami penyebabnya. Pada perempuan muda, perih ketika buang air kecil sering diakibatkan oleh infeksi drainase kencing.

Infeksi drainase kencing diakibatkan oleh sistem kekebalan tubuh yang menurun, sampai-sampai bakteri dari perangkat kelamin atau dubur masuk ke dalam drainase kemih. Bakteri itu antara beda terdiri dari Escherichia Coli, Klebsiella, dan Pseudomonas.

Penyebab utama infeksi drainase kemih ialah kurangnya menjaga kesucian dan kesehatan wilayah kemaluan. Penyakit infeksi drainase kencing lebih tidak jarang terjadi pada wanita sebab saluran kencing wanita paling pendek, sampai-sampai bakteri gampang masuk.

Meski begitu kita tak butuh khawatir. Sakit ketika buang air kecil pada wanita dapat dicegah dengan pola hidup yang sehat.

Penyebab Sakit Saat Buang Air Kecil

Sebelum menggali tahu tentang obat sakit ketika buang air kecil pada wanita, terdapat baiknya ketahui dulu apa penyebab Anda dapat merasakan pipis yang sakit. Berikut ini penyebab pipis sakit yang sering dirasakan wanita:

1. Tidak dimurnikan dengan benar

Membersihkan perangkat kelamin dengan benar ialah hal urgen yang tidak dapat diabaikan. Jika urusan ini tidak jarang diabaikan, maka tak menutup bisa jadi Anda bakal terinfeksi bakteri dan menyebar ke lokasi kandung kemih.

Ketika kelamin tak benar-benar dimurnikan dengan baik, maka dapat saja bakteri masih bakal menempel dan bahkan berkembang biak dengan cepat di lokasi kelamin. Hal berikut yang menyebabkan terjadinya infeksi kandung kemih.

BACA JUGA:Cara Mengatasi Masuk Angin dengan Obat Tradisional

2. Tidak dibersikan setelah bersangkutan seks

Bukan melulu membersihkan perangkat kelamin saat buang air kecil, Anda pun harus benar-benar membersihkannya setelah bersangkutan intim. Pasalnya, sakit ketika kencing lebih umum dialami oleh perempuan daripada laki-laki. Kenapa demikian?

Perlu diketahui bahwa uretra perempuan lebih pendek dikomparasikan laki-laki. Nah, uretra ialah sebuah drainase di dalam tubuh yang bermanfaat menghubungkan kantung kemih ke unsur luar tubuh. Oleh sebab itu, perempuan sangat dianjurkan untuk pipis setelah bersangkutan seks.

3. Terserang bakteri E. coli

Umumnya, infeksi drainase kencing diakibatkan oleh bakteri E. coli. Bakteri ini dapat berkembang biak dengan cepat andai tak menjaga kesucian di lokasi kewanitaan. Di samping itu, usahakan pun untuk meminimalisir pemakaikan panty liner.

Salah satu kelaziman yang butuh diubah ialah arah cebok. Cara cebok yang benar ialah dari depan ke belakang, bukan sebaliknya. Jika dilaksanakan sebaliknya, urusan ini malah akan membawa bakteri E. coli ke organ vital.

4. Kurang Minum

Kurang minum juga dapat jadi penyebab sakit ketika buang air kecil. Ya, pasti saja ini sangat sehubungan mengingat kuantitas cairan urine diprovokasi oleh asupan cairan tubuh. Ketika asupan cairan berkurang, maka ginjal pun bakal ikut kehilangan cairan. Kondisi ini akan menciptakan urine jadi lebih tidak banyak dan pekat.

Kurangnya cairan bakal memancing bakteri supaya menyerang ginjal. Inilah yang menciptakan infeksi drainase kencing. Oleh sebab itu, mulai kini minumlah air mineral sejumlah mungkin supaya tak sakit ketika buang air kecil dan menangkal infeksi organ lainnya.

Obat Sakit Saat Buang Air Kecil Pada Wanita

Jika kita menderita infeksi drainase kemih (ISK), segeralah temui dokter supaya pengobatan memakai antibiotik bisa segera dilakukan. Beberapa jenis antibiotik yang seringkali disarankan dokter ialah ciprofloxacin, levofloxacin, amoxicillin, nitrofurantoin, dan trimethoprim.

Selama keluhan buang air kecil sakit kita tergolong enteng dan tidak berisiko tinggi merasakan komplikasi, perawatan di lokasi tinggal sakit tidak diperlukan. Di samping antibiotik, obat sakit ketika buang air kecil pada wanita laksana parasetamol pun kadang-kadang dibutuhkan untuk menghilangkan rasa nyeri yang diakibatkan ISK.

Jika kita menderita ISK atas, hindari obat pereda nyeri anti inflamasi non-steroid atau OAINS, laksana ibuprofen. Obat sakit ketika buang air kecil pada perempuan ini dikhawatirkan dapat mengakibatkan masalah pada ginjal.

Di samping dengan memakai obat-obatan dari dokter, ada sejumlah cara mempercepat pengobatan ISK. Lakukan ini di rumah supaya ISK lebih cepat sembuh:

  • Jangan tahan pipis sebab dengan mengosongkan kandung kemih, kita dapat menangkal bakteri untuk kian berkembang biak.
  • Minum tidak sedikit air.
  • Kompres air panas guna meredakan nyeri.

ISK yang termasuk ringan seringkali akan sembuh sejumlah hari setelah penyembuhan dimulai. Jika ISK termasuk parah, terutama sampai menimbulkan komplikasi, penderita butuh dirujuk ke lokasi tinggal sakit.

Post Comment