Mengenal Indonesian Starlet Club (ISC) Lebih Dekat Lagi

Mengenal Indonesian Starlet Club (ISC) Lebih Dekat Lagi

Toyota Starlet adalah mobil yang diproduksi Toyota Motor Corporation Jepang dari tahun 1973 sampai 1999. Pada awalnya, Starlet adalah versi lebih mahal dari Toyota Publica Starlet. Starlet yang sebenarnya dikenalkan pada tahun 1978 berbentuk hatchback tiga dan lima pintu.

Berdasarkan catatan, mobil ini lumayan dimintai di Jepang, Amerika Tengah, Indonesia, Swiss, Belanda, Belgia, dan Yunani.

Karena Indonesia tergolong wilayah yang tidak sedikit populasi Starlet, bermunculan pula komunitas mobil yang dikenal mempunyai konsumsi bahan bakar yang relatif kecil ini, yaitu Indonesian Starlet Club (ISC).

Dilansir dari website resmi Toyota Indonesia, ISC disusun dan didirikan dengan satu tujuan, yakni membulatkan seluruh pemakai dan Pecinta Toyota Starlet di Indonesia dalam satu bendera. ISC didirikan di Jakarta pada 22 Februari 1995.

ISC menjadi wadah organisasi yang bisa memfasilitasi komunitas Toyota Starlet serta mempertahankan keberadaan Toyota Starlet di Indonesia.

Karena banyaknya pemakai Toyota Starlet dan semakin berkembang di Indonesia, dengan berpusat di Jakarta, ISC mempunyai cabang atau chapters di sekian banyak kota diantaranya Surabaya, Purwokerto, Solo, Bandung, Cirebon, Garut, Tasikmalaya, Tatar Galuh (Ciamis), Sidoarjo, Padang, Pekanbaru, Malang, Semarang, Solo, Bali, Lampung, Palembang, Makassar, Yogjakarta,Padang hingga yang baru-baru ini dideklarasikan adalah chapter Sragen.

Dengan tersebarnya cabang/chapter ISC di beberapa propinsi, yang terbilang banyak ini, maka Pengurus Pusat ISC ini membentuk tim khusus yang tugasnya memaintain chapter ISC di seluruh Indonesia.

ISC ini juga sering mengadakan perjalanan/touring ke berbagai daerah, antara lain ke Bogor, Anyer, Cirebon, Purwokerto, Jogja, dan juga touring wisata ke Bali serta daerah2 lainnya. Bahkan sudah sampai kunjungan silaturahmi dengan pemilik STARLET dari negara tetangga (Malaysia). Touring ini memang tidak rutin waktu penyelenggaraannya. Karena tergantung dari kesiapan para anggota. Sebab untuk perjalanan itu, perlu juga dipikirkan dengan kesiapan mobil, logistik dan hal lainnya. Namun jika anggota siap, kapanpun mereka akan melakukan touring, jadi tidak terjadwalkan kapan.

“Sedangkan untuk kegiatan bakti sosial, diadakan setiap tahun, dan itu merupakan kegiatan yang wajib, serta kegiatan kondisional (bencana alam, dll)” ungkap Dhanang, Penasehat dalam ISC.

Untuk setiap bulannya, ISC mengadakan acara gathering bagi seluruh pengguna Starlet, baik yang tergabung dalam club ataupun tidak, yang tentu saja diurus oleh ISC. Hal ini dilakukan guna mengajak para pengguna Starlet agar berkumpul dan dapat berdiskusi / berbagi pengetahuan tentang kendaraannya.

ISC juga pernah mendapat beberapa penghargaan, di antaranya, The Best Modifikasi pada pameran kontes mobil. Juga dari event2 Race/otomotif lainnya, sebagai club yang masih tetap eksis dari tahun 1995 sampai sekarang & terdaftar dalam IMI (Ikatan Motor Indonesia).

Club ini juga tidak membeda-bedakan jenis ataupun tipe mobil STARLET. Bagi yang ingin bergabung bisa datang ke tempat2 ISC ini berkumpul/kopdar pada masing2 chapter berada.

Harapan ke masa depan, ISC akan dapat menyatukan para penggemar dan pengguna STARLET diseluruh Indonesia, dan tetap dapat mempertahankan keberadaan mobil STARLET di Indonesia

Post Comment