Cara Mengatasi Penyakit Kaki Gajah Secara Alami

Cara Mengatasi Penyakit Kaki Gajah Secara Alami

Cara Mengatasi Penyakit Kaki Gajah Secara Alami – Pembengkakan dampak penyakit kaki gajah (filariasis) kini dapat ditanggulangi dengan tehnik bedah. Melalui tehnik tersebut, kaki yang merasakan pembengkakan menahun dapat dikembalikan pada ukuran normal, sampai-sampai penderita dapat menjalankan kegiatan seperti biasa.

“Tim dokter kami sudah sukses membuktikan bahwa penderita kaki gajah dapat disembuhkan,” jelas dr. Arry Rodjani, Sp.U. (K), Kepala Tim Bedah RS Siloam Asri Duren Tiga Jakarta Selatan, Rabu (15/6).

Diakui sekitar ini penderita kaki gajah hanya dapat pasrah ketika kaki merasakan pembengkakan yang luar biasa. Sebab memang belum terdapat obat yang dapat mengurangi atau menghilangkan pembengkakan.

Tetapi dengan keberhasilan kesebelasan bedah RS Asri menjadi bukti bahwa kaki gajah dapat diatasi. Pasien yang menjalani pengobatan melewati tehnis bedah ini ialah Hermanus. Pria penduduk Papua yang berprofesi guru tersebut sudah menderita kaki gajah sekitar 10 tahun. Beruntung sesudah menjalani penyembuhan dengan pembedahan, ia dapat mengakhiri penderitaannya tersebut.

BACA JUGA:Tips! Mengatasi Sakit Betis

Dr Arry menjelaskan, perbuatan bedah yang dilaksanakan pada pasien Hermanus membutuhkan waktu tiga jam. Setelah mengejar titik penyebab filariasis atau penyebab pembengkakan dikedua kaki serta analisis bakal scrotum, kesebelasan dokter bedah memerlukan waktu selama 3 jam untuk mengemban operasi pelantikan kedua penyakit tersebut.

“Dukungan perangkat dan sistem teknologi sangat menolong kami guna menghilangkan derita pasien,” lanjutnya.

Dalam keterangannya Arry Rodjani menambahkan, perbuatan bedah Hermanus sempat merasakan pendarahan. Namun pendarahan diatasi karena sokongan teknologi yang sudah disediakan pihak RS Siloam Asri.

“Ada pendarahan dan tersebut normal sebab kita mengerjakan pembedahan guna menghilangkan penyebab penyakit. Teknologi perangkat sangat menolong proses perbuatan operasi. Misalnya adanya perangkat gunting yang sekaligus bermanfaat sebagai memblokir luka dengan proses pembakaran,” lanjutnya.

Adapun dalam proses perbuatan bedah, Arry Rodjani ditolong dua dokter ahli, yakni dr. Ponco Birowo, SpU(K), PhD dan dr. Lidia Nangoi, SpAn.

Pascaoperasi, Hermanus ditetapkan sehat dan sudah terbebas dari kedua penyakit yang diidapselama 10 tahun. Ia sempat diasuh selama sepekan di RS Siloam Asri, dan sekarang telah pulang ke Papua untuk menjalankan aktivitasnya sebagai guru

Post Comment